Postingan

Prinsip

Kita tidak lagi berprinsip bahwa yang terpenting dalam hidup itu tidak merugikan siapapun. Itu adalah suatu kewajaran, sudah selayaknya eksistensi seseorang dimuka bumi ini memang tidak merugikan orang lain Menempatkan opsi akhir dipuncak prioritas itu adalah sebuah kesalahan Jika kita bisa bermain di level tertinggi, mengapa tidak? Kita perlu naik kelas!

Bom Bunuh Diri Ajaran Siapa?

Apa yang kita saksikan hari ini, begitu juga kejadian-kejadian yang terjadi sebelumnya, sangatlah menggambarkan betapa urgensinya kebutuhan seorang Muslim terhadap aqidahnya. Sayang, justru hari ini, akan kita dapati seorang Muslim yang mempelajari pondasi-pondasi akidahnya dan mencoba mengenal lebih dalam batasan-batasan muamalahnya. Justru dianggap kuno dan dianggap sebagai suatu hal yang lalu. Sementara itu tindakan salah menyalahkan selalu menjadi santapan bagi media sekuler, akan kita dapati ketika ada seorang Muslim lainnya termakan dengan akidah yang salah, yang dengan penyimpangan aqidah nya tersebut berujung pada tindakan konyol sebagaimana yang kita saksikan sekarang ini, maka di cacinyalah Islam yang suci itu, dipandang sinislah seorang Muslim, muncul stigmasisasi terhadap identitas keMusliman bahwa cadar ekstrimis, disimpulkannya lagi bahwa celana cingkrang itu ciri dari pada atribut teroris, lahirlah propaganda "Minoritas selalu teraniaya, minoritas selalu menjadi kor...

"Jangan Kau Anak Tirikan Prinsip-Prinsipmu"

Ketika kebaikanmu dianggap sebagai bentuk kebodohan Kelembutan dianggap ketidakberanian Dan kesabaran dianggap kelemahan Jangan pernah berfikir untuk berhenti lalu berasumsi bahwa selama ini kita hanyalah objek yang dijadikan target untuk dimanfaatkan oleh orang lain. Soal memberikan pelajaran, itu sah-sah saja. Jika memang ingin membalas, hendaknya dengan hikmah sangat dianjurkan. Namun, yang perlu digaris bawahi bahwa hikmah tidaklah menuntut dengan keras. "Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik..." (Fushilat : 34) Jika memang demikian, biarlah hati mereka yang hitam. Putihnya jiwamu jangan mau dikotorkan Lagi pula, pada hakikatnya jika ia benar menganggapmu adalah target untuk dimanfaatkan, maka dia lah sebenarnya yang kau manfaatkan. Hanya saja orientasi nya berbeda, mungkin dalam pandangannya kamu hanya dunia, sehingga output yang dihasilkan hanya sekedar materi, materi, dan materi. Berbeda dengan penghamba dunia. Justru orang yang condong kepada negeri Akh...